Powered by Blogger.
RSS

Bolang-Baling Ubi Jalar




Selamat Hari Senin ya teman-teman, seperti biasa setelah libur males banget untuk kembali beraktivitas di hari senin, hee..tapi harus tetep semangaat ^_^.
Oh iya, aktivitas saya minggu kemarin membuat cemilan request hubby, sebenarnya hubby mintanya ceilan ringan, tapi sama sekali nggak punya ide mau bikin cemilan apa. berhunung masih punya ubi jalar, dan kemarin melihat postingan mb Endang JTT, akhirnya coba buat bolang baling Ubi Jalar saja. Sayangnya menurut hubby jajanan ini termasuk snack kategori makanan berat hahaha..padahal rasanya maknyusss banget. Garing diluar dan lembut di dalem.

Resepnya saya tuliskan lagi dibawah ini, saya hanya menggunakan 1/2 resep dibawah ini ;


Bolang-Baling Ubi Jalar Kuning Source : Mb Endang JTT
Bahan: - 200 gram ubi jalar kuning yang telah dikukus *)
 - 300 gram tepung terigu (bisa menggunakan protein tinggi atau sedang, saya menggunakan protein sedang/serba guna)
- 80 gram gula pasir - 3 gram ragi instan, sekitar 1 sendok teh peres bukan munjung  (saya pakai Fermipan) **) - 2 sendok makan susu bubuk full cream, atau jenis susu bubuk lainnya - 1 sendok teh vanilla extract atau 1/4 sendok teh vanili bubuk atau 1/2 sendok teh vanili essence  - 80 ml susu cair dingin - 1 butir kuning telur  - 50 gram mentega/margarine cair + 1/4  sendok teh  garam halus (aduk hingga rata) - biji wijen putih untuk taburan  

Cara membuat:

Kukus ubi hingga benar-benar matang, dan sangat empuk. Tes dengan menusukkan garpu ke ubi, jika garpu masuk dengan mudah hingga ke bagian terdalam ubi maka tandanya ubi telah matang. Keluarkan dari kukusan, biarkan dingin kemudian kupas ubi dan ambil sekitar 200 gram untuk kue. 

Haluskan ubi yang telah dikupas hingga benar-benar halus, bisa menggunakan garpu seperti yang saya lakukan, atau chopper dan food processor.  
 
Sisihkan tepung terigu dari porsi tepung diresep sebanyak 50 gram/1 sendok sayur untuk taburan saat menguleni adonan. Siapkan mangkuk, masukkan tepung terigu, gula pasir, ragi instant, susu bubuk dan vanili bubuk (jika menggunakan jenis vanili berbentuk tepung). Aduk rata dengan spatula. Tambahkan susu cair, kuning telur, dan vanilla extract/essence jika menggunakan vanili berbentuk cairan. Aduk hingga rata. 
 
Masukkan ubi jalar yang sudah dihaluskan, aduk hingga rata. Siapkan meja dengan permukaan yang datar, taburkan permukaan meja dengan tepung terigu yang tadi telah disisihkan. Tuangkan adonan bolang-baling ke permukaan tepung. Lumuri permukaan tangan dengan tepung kemudian uleni adonan sambil sesekali meja atau telapak tangan dilumuri dengan tepung terigu hingga adonan menjadi kalis, lemas, elastis dan sisa tepung habis.  
 
Jika adonan telah mulai lembut dan kalis, buat cekungan di permukaan adonan dan tambahkan mentega/margarine cair sedikit demi sedikit sambil adonan diuleni hingga semua mentega/margarine habis dan adonan menjadi lembut. 

Membutuhkan sedikit waktu untuk menguleni adonan bercampur mentega cair, sekitar 10 menit, tetapi percayalah proses ini akan membuat adonan menjadi super smooth. 
 
Olesi permukaan mangkuk bekas mencampur adonan dengan minyak goreng. Bulatkan adonan, kemudian letakkan di dalam mangkuk. Tutup dengan kain bersih, dan diamkan minimal 1 jam atau hingga adonan mengembang minimal 2 kali lipat 
 
Siapkan loyang, taburi permukaannya dengan sedikit tepung atau alasi dengan kertas baking. 

Jika adonan telah mengembang, taburi permukaan meja dengan sedikit tepung. Tuangkan adonan dan gilas dengan kayu penggilas yang juga telah dilumuri dengan tepung terigu. Gilas hingga adonan setebal + 2 cm. Potong adonan dengan alat pemotong seperti yang saya gunakan, atau pisau tajam. Bisa berbentuk bulat atau kotak.
 
Tata potongan adonan di permukaan loyang yang telah dipersiapkan, beri jarak antar adonan. Olesi permukaannya dengan susu cair atau air biasa, taburi dengan biji wijen, dan tekan biji wijen perlahan dengan ujung jari agar bisa menempel dengan baik. 

Tutup loyang berisikan potongan adonan, diamkan selama 30 menit. 

Siapkan wajan, beri minyak agak banyak. Panaskan minyak dengan api kecil saja. Goreng bolang-baling di dalam minyak dan jangan masukkan adonan sekaligus banyak agar maksimal matangnya. Goreng dengan api kecil sambil bolang-baling dibalik-balikkan hingga permukaannya matang kecoklatan. Angkat dan tiriskan, letakkan kue diatas tisu dapur untuk menyerap kelebihan minyak.

Bolang-baling siap disantap hangat-hangat.
 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments: