Powered by Blogger.
RSS

Garang Asem




ini adalah masakan garang asem pertama saya, kalau kenal masakan lezat satu ini pas di Bekasi, pertama kali mencoba langsung jatuh cinta, dimakan sama tempe bacem dan sambel nyam..nyam..lezat ^_^. Yang jual garang asem ini termasuk jarang juga sih, makanya kalau kangen makan garang asem cuman bisa ngiler aja ha ha ha.

Kendala membuat garang asem ini pertama saya tidak punya belimbing wuluh, nah yang jual pun jarang-jarang ada. kalai mau minta belimbing wuluh ke orang malu, hee..dan yang kedua karena males kepasar membeli daun pisang. Eh tapinya sekarang tanpa daun pisang pun tetep bisa masak garang asem, meski lebih afdol pakai daun pisang ya ada aroma dari daun pisang yang tak tergantikan ^_^, rada lebay dikit ya.

Sekarang alhamdulillah saya sudah punya pohon belimbing wuluh sendiri, meski sempet pesimis nggak numbuh, karena tanah yang kurang subur, berkah hujan sekarang daun belimbing wuluh saya berbuah banyak sekali, sayang kalau tidak dimanfaatkan. Mumpung weekend akhirnya saya mencoba membuat sendiri garang asem nya, dan mantap rasanya, asem, gurih dari santan dan manis asin pedes tidak lupa ya :D

Baiklah langsung saja ke resep, saya memakai resepnya mba Diah didi, Terimakasih ya mba, garang asemnya mantap ^_^, Jerohannya diganti ayam ya

Garang Asem Jerohan
Bahan :
500 gram jerohan  ayam kampung ( ati ampela, usus, uritan , dll )
5 buah belimbing wuluh, dipotong-potong
15 buah tomat hijau, dipotong-potong
2 batang serai, diiris
2 lembar daun salam, disobek
3 cm lengkuas, diiris
1/2 sendok makan garam
1/2 sendok teh kaldu ayam bubuk
2 sendok teh gula pasir ( sesuai selera )
300 ml santan sedang
30 buah cabai rawit hijau, biarkan utuh ( sesuai selera )
Daun pisang untuk membungkus

Bumbu Halus:
6 butir bawang merah
3 siung bawang putih
1/2 sendok teh ketumbar
3 butir kemiri
Cara membuat :
Blansir / rebus sebentar jerohan ayam di air mendidih . Potong2 sesuai selera.
Campur bumbu halus, bumbu iris dan semua bumbu lain dengan santan, rebus hingga mendidih. Koreksi rasa. Bumbui hingga benar2 mantap sesuai selera ya rasanya teman2...asin manis dan gurihnya.
Masukkan tomat hijau, belimbing wuluh, dan cabai rawit, serta jerohan .
Siapkan dua lembar daun pisang lebar, selipkan plastik di antaranya.
Ambil secukupnya beserta kuah dan bumbu2nya..bungkus tum dan semat dengan lidi.
Kukus  di atas api sedang selama 1 jam.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

SIMPLE STEAMED CHOCOLATE CAKE



Udah lama banget cookmark resepnya mba Ricke ini, cuman belum sempat cobain. dari judulnya saja sudah menggiurkan simple untuk dilakukan, dan dari gambarnya apalagi udah sampai ngiler-ngiler liatnya :D. Baiklah biar nggak ngiler di coba resep dibawah ini ^_^
SIMPLE STEAMED CHOCOLATE CAKE
Modified by Ricke Indriani
Recook by Roomvi

Cake:
100 gram margarine/butter
100 gram minyak goreng
200 gram gula pasir
200 ml susu cair
2 butir telur, kocok lepas hingga berbuih dengan garpu
100 gram terigu protein sedang
50 gram coklat bubuk
½ sdt baking powder
½ sdt soda kue/baking soda
¼ sdt garam
1 sdt vanilla powder

Ganache siram (optional): Skip
100 gram dark cooking chocolate, cincang kecil
80 ml whipping cream cair
3 sdm madu/corn syrup
1 sdm minyak goreng
Panaskan whipping cream cair hingga panas dan pinggirannya mulai berbuih kecil. Matikan api. Masukkan coklat cincang. Diamkan hingga terlihat coklat meleleh. Aduk rata hingga coklat tercampur rata dan licin. Masukkan madu/corn syrup dan minyak goreng. Aduk rata.

Gula halus untuk taburan Skip

Cara membuat:
1. Siapkan kukusan, didihkan air hingga cukup beruap. Bungkus tutup kukusan dengan handuk atau lap bersih. Olesi loyang tulban 20 cm atau loyang bulat 18 cm dengan margarine tipis dan alasi bagian bawahnya dengan kertas roti/baking paper. Olesi margarine lagi dan taburi terigu tipis-tipis. Sisihkan.
2. Campur dalam panci margarine/butter, minyak goreng, gula pasir dan susu cair. Panaskan di atas api sambil diaduk hingga gula larut. Angkat dan biarkan hingga agak hangat/dingin.
3. Masukkan telur dan garam ke dalam campuran susu tadi. Aduk rata menggunakan hand whisk.
4. Masukkan terigu, coklat bubuk, baking powder dan soda kue yang sudah diayak. Aduk rata dengan hand whisk. Masukkan vanilla, aduk rata.
5. Tuang ke dalam loyang. Kukus 45 menit. Angkat. Keluarkan dari loyang dan diamkan hingga benar-benar dingin.
6. Buat ganache siram: Panaskan whipping cream cair hingga panas dan pinggirannya mulai berbuih kecil. Matikan api. Masukkan coklat cincang. Diamkan hingga terlihat coklat meleleh. Aduk rata hingga coklat tercampur rata dan licin. Masukkan madu/corn syrup dan minyak goreng. Aduk rata.
7. Siram cake yang sudah dingin dengan ganache. Dinginkan di kulkas agar ganache lebih set. Taburi gula halus.
8. Potong-potong dan sajikan.
9. Cake ini juga bisa disajikan dengan atau tanpa ganache, sesuai selera.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tahu Bumbu


Bumbu Sate masih tersisa, daripada kebuang saya bikin aja Tahu bumbu, sebetulnya kalau mau bikin tahu lontong khas banyuwangi harus ada petisnya, berhubung udah males ulek-ulek jadi bumbu kacang aja dikasih kecap disiramkan ke tahu goreng, lontong dan tauge yang sudah direbus dan taraa...jadi deh tahu bumbu, kalau mau spesial tambahkan telur dadar, ditambah bawang goreng tambah enak pastinya, sayangnya saya malas untuk iris-iris bawang :D

oke bumbu kacangnya cek resep ini ya : sate ayam madura

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sate Ayam Madura




Sebetulnya ini late post, baru sempet tulis-tulis sehabis menyelesaikan cucian segunung termasuk pekerjaan lain yang mengikutinya setrika :D hahaha lebay dikit boleh ya. Liburan lebaran kemaren sempet bikin sate ayam madura sendiri, ternyata bumbunya enaak banget, dibandingkan dengan menggunakan bawang putih saya cocok menggunakan resep dari sajian sedap ini.

yuk mari langusng saja saya tuliskan kembali resepnya
SATE AYAM MADURA 
Resep by Sajian Sedap

Bahan-bahan/bumbu-bumbu:
  • 4 buah paha ayam atas bawah, ambil dagingnya, sisihkan kulitnya ( saya campur dengan rampela ayam)
  • 4 sendok makan kecap manis
  • 2 sendok teh minyak goreng
  • 21 buah tusuk sate
Bahan Sambal Kacang:
  • 150 gram kacang tanah kulit, goreng, haluskan
  • 5 buah cabai merah keriting, goreng
  • 2 butir kemiri, digoreng
  • 2 buah cabai merah besar, digoreng
  • 2 sendok teh gula merah sisir
  • 1 sendok teh garam
  • 350 ml air panas
Bahan Pelengkap:
  • 3 buah lontong(saya pakai nasi)
  • 2 sendok makan kecap manis
  • 3 buah jeruk limau
  • 1 sendok makan bawang merah goreng untuk taburan
Bahan Sambal (haluskan):
  • 8 buah cabai rawit merah, rebus
  • 5 buah cabai merah keriting, rebus
  • 50 ml air
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1/2 sendok teh gula pasir


Cara membuat sate ayam madura:
  1. Sambal kacang, haluskan kacang tanah, cabai merah keriting, kemiri, cabai merah besar, gula merah, dan garam. Tuang air. Masak sampai matang dan kental.
  2. Ambil 100 gram sambal kacang, kecap manis, dan minyak goreng. Aduk rata. Celup ayam di dalamnya. Lumuri sampai rata. Tusuk-tusuk di tusuk sate.
  3. Bakar sampai setengah matang. Lumuri lagi dengan campuran kacang. Bakar lagi sampai matang.
  4. Sambal, blender cabai dan air. Tambahkan garam dan gula pasir. Aduk rata.
  5. Sajikan sate bersama sambal kacang, pelengkap, dan sambalnya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Dough Pizza (Mba Rani Fadila)


Sudah memasuki hujan bulan July ini sepertinya, hampir setiap sore hujan, kalau udah hujan bawaannya laper, tapi males mau bikin ini itu. Dulu pernah bookmark resep dough pizza nya mba Rani Fadila, enaak lho empuk, garing di luar tapinya, itu review dari saya, terimakasih ya mba Rani. Lama-lama bikin ketagihan nih nyobain resepnya mba Rani ^_^.

Untuk toppingnya kebetulan di kulkas hanya ada bakso. Nah toping minimalis bakso, keju melt, oregano, saus tomat dan sambal gini aja udah enaak banget, efek laper kali ya. Apalagi habis dimakan sama hubby tambah deh bahagia ^_^. Catatan saya, untuk dough yang di diamkan hingga 2x lipat menghasilkan dough yang empuk dan lembut daripada yang tidak di diamkan.

Saya tuliskan kembali ya resep dough nya, untuk topping sesuai selera masih-masing ^_^.
SUPER THIN CRISPY CRUST PIZZA
By: Rani Fadilla, diadaptasi dari berbagai sumber.
* 1 resep dibawah ini menghasilkan 1 kg dough pizza (setelah fermentasi) *
‪#‎Bahan‬:
- 500 g tepung terigu cakra, ayak.
- 1 sendok teh garam.
- 1 bungkus (11 g) ragi instan.
- 5 sdm gula pasir.
- 350 ml air hangat.
- 3 sdm minyak zaitun/minyak goreng kualitas bagus.
‪#‎Cara_Membuat‬:
1. Campur tepung, gula dan ragi instan. Masukkan air hangat, aduk rata (boleh pakai mixer kalau mau gampang).
2. Masukkan minyak +garam, aduk rata. Uleni selama 10 menit, bulatkan adonan. Tutupi dengan plastic clingwrap atau lap bersih (boleh kering atau lembab).
Diamkan adonan selama 60 menit hingga mengembang 2 kali lipat.
3. Tinju adonan hingga mengempis, uleni lagi 10 menit agar dough melembut. Bulatkan, bagi beberapa bagian.
4. Letakkan dough ditengah2 loyang pizza atau loyang apa saja yang sudah dioles tipis2 dengan mentega/margarine. Lebarkan & tipiskan dough dari tengah ke arah samping sampai full 1 loyang. Tusuk2 dough dengan garpu (agar tidak menggembung saat dipanggang) lalu oleskan minyak tipis2 di permukaan dough, lalu beri olesan saus pizza.
5. Prebake selama 5-8 menit suhu oven paling maximal. Keluarkan kembali, beri topping sesuai selera (jangan memberi topping terlalu banyak, topping akan mudah buyar, kecuali pakai keju mozarella atau keju jenis quick melt lain. Karena keju jenis meleleh inilah yang menjadi "lem" agar topping tidak mudah lepas dari dough). Panggang kembali sampai keju meleleh (jika pakai jenis keju ini) atau sampai pinggiran dough mulai kuning kecoklatan.
‪#‎TIPS‬:
* Untuk 1 loyang bulat diameter 20-22 cm
membutuhkan 100-125 gr adonan pizza renyah.
* 1 loyang persegi ukuran
30x 20x2 cm membutuhkan 150 g adonan pizza renyah
*Cara menyimpan adonan pizza:
1. Adonan yang sudah di fermentasi (mengembang hingga 2 kali lipat) di kempeskan (di keluarkan
udaranya), lalu lembali dipadatkan/dibulatkan. Bagi beberapa bagian dengan berat yang sama sesuai kebutuhan.
2. Lalu masing2 dough masukkan dalam kantong plastik bersih yang foodgrade, ikat rapat, jangan ada quang tersisa. Bila perlu plastiknya 2 lapis.
3. Kemudian simpan dalam freezer hingga waktu akan di perlukan.
4. Keluarkan dari freezer, pindahkan ke chiller (kulkas bawah) 12 jam sebelum diolah. Setelah itu keluarkan, buka plastik pembungkus, tunggu hingga suhu ruang dan adonan kembali lembut dan mengembang kembali.
5. Selanjutnya adonan bisa
digunakan sebagimana biasa. Insya Allah hasilnya sama saja dengan adonan yang tidak dibekukan.
* Di chiller (kulkas) dough bisa tahan sampai 3 hari. Di freezer bisa tahan sampai 1-2 bulan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Lemet









Mumpung di kampung, banyak daun, banyak singkong dan banyak nangka saya jadi nggak sabar pingin praktek ini itu, salah satunya ya si lemet ini. kalau di bekasi suka males bebikinan :D, kalau di rumah pasukan yang makannya banyak jadi tambah semangat deh bikin ini itu ^_^...enaaak banget deh apalagi pas lagi hujan, ngemil lemet sama teh manis anget eeh..tambah nih jadinya berat badan hahaha...

Sumber resepnya masih dari Mba Hesti Kitchen, terimakasih banyak ya mba, enak banget lemetnya. Resep saya tulis ulang ya . saya hanya menambahkan potongan nangka dan hasilnya legit banget aroma nangkanya ^_^

Lemet
Bahan :
- 500 gr singkong parut
- 200 gr kelapa agak muda, parut
- 200 gr gula merah + 75 ml air (dimasak hingga larut lalu saring)
- 1/2 sdt garam
- daun pisang untuk membungkus
Cara membuat :
Campur singkong parut, kelapa parut, dan garam.
 Aduk rata menggunakan tangan.
Masukkan cairan gula panas. Aduk hingga tercampur rata.
Sendokkan 2 sdm ke atas daun pisang lalu bungkus seperti amplop.
Kukus selama 15-20 menit tergantung ukurannya.Angkat. Siap disajikan hangat.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tape Ketan




Alhamdulillah sudah mulai lagi beraktifitas, sedikit cerita di lebaran kemarin, saya mencoba membuat tape ketan yang sudah tidak terhitung jumlah kegagalan nya, mulai dari tape nya berasa pahit, ngletis, kecut, warna tapenya jadi kotor hahaha..banyak deh ya gagalnya. kok ya alhamdulillah tape yang dibuat kali ini manis, empuk, banyak airnya senengnya..padahal cuman bikin 1 kg dan dalam 1 hari habis dimakan rame2 sama keluarga ^_^. Resep kali ini menggunakan resepnya mba Hesti Kitchen, terimakasih ya mba, hanya saja saya tidak pakai warna hijau. Resepnya saya tuliskan kembali ya
Tape Ketan
Bahan :
- 1 kg ketan putih kualitas bagus (cuci bersih, rendam semalam)
- 3 biji ragi tape
- 5 sdm gula
- 2 sdm pasta pandan (Skip)
- daun pandan
Cara membuat :
Tiriskan air rendaman ketan. Panaskan kukusan yang berisi air dan daun pandan. Kukus beras ketan sampai setengah matang. Angkat.Tambahkan pasta pandan (skip) ke dalam kurang lebih 300 ml air mendidih. Tuang ke dalam beras ketan setengah matang. Aduk sampai rata.
Kukus kembali beras ketan sampai matang betul. Angkat, tuang di wadah yang lebar, agar nanti mempermudah proses penaburan ragi. Dinginkan.Haluskan ragi tape menggunakan sendok. Usahakan tidak menggunakan tangan. Karena kadangkala tangan mengeluarkan keringat dan keringat mengandung garam. Garam menghambat kerja ragi.Tabur ragi secara merata tipis-tipis ke atas ketan kukus sampai terkena semua. Kalau perlu gunakan ayakan yang halus. Aduk agar semua bagian terkena ragi.Taburkan juga gula pasir untuk membantu mempercepat kerja ragi.
Siapkan wadah yang sudah di alas daun pisang. Letakkan ketan ke dalamnya, tutup lagi dengan daun pisang. Tutup wadah tersebut (tidak perlu sampai kedap udara) lalu bungkus dengan kain. Simpan di tempat yang bersuasana hangat (kalau aku di dalam lemari aja). Fermentasikan selama 2 hari. Hari ketiga biasanya sudah jadi.

Agar tapenya manis perlu diperhatikan beberapa point berikut :
1. mencuci bersih beras ketan dan perlengkapan yang digunakan untuk membuat tape (kata ibu Mertua, kalau kurang bersih tapenya bisa mangkak hihihi..apa ya bahasa indonesianya :D )
2. merendam beras ketan semalaman
3. mengukus beras ketan sampai matang benar, kalau kurang matang tape yang dihasilkan jadi ngletis
4.mengukus dengan daun laos (kalau yang ini sih kata simbah biar tape yang dihasilkan manis, kurang ngerti juga ini mitos atau fakta ya :D) , tapi saya ngukus pakai daun laos manis banget tapenya.
5. sebelum diberi ragi dipastikan ketannya sudah dingin (ada juga yang bilang nggak boleh terlalu dingin dan panas) tapi kebetulan kemaren saya dinginkan hingga benar-benar dingin.
6. tidak boleh terkena tangan ketan nya saat proses pembuatan, begitu juga sewaktu menabur ragi dan gula (tapi kalau mertua saya kena tangan tape ketan yang dihasilkan tetep manis ^_^)

sepertinya cukup sekian ya reportase pembuatan tapenya, semoga teman-teman berhasil. Kalau yang sering bikin tape dan sering berhasil bagi-bagi tipsnya ya ^_^...selamat beraktifitas.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS