Powered by Blogger.
RSS

Dough Pizza (Mba Rani Fadila)


Sudah memasuki hujan bulan July ini sepertinya, hampir setiap sore hujan, kalau udah hujan bawaannya laper, tapi males mau bikin ini itu. Dulu pernah bookmark resep dough pizza nya mba Rani Fadila, enaak lho empuk, garing di luar tapinya, itu review dari saya, terimakasih ya mba Rani. Lama-lama bikin ketagihan nih nyobain resepnya mba Rani ^_^.

Untuk toppingnya kebetulan di kulkas hanya ada bakso. Nah toping minimalis bakso, keju melt, oregano, saus tomat dan sambal gini aja udah enaak banget, efek laper kali ya. Apalagi habis dimakan sama hubby tambah deh bahagia ^_^. Catatan saya, untuk dough yang di diamkan hingga 2x lipat menghasilkan dough yang empuk dan lembut daripada yang tidak di diamkan.

Saya tuliskan kembali ya resep dough nya, untuk topping sesuai selera masih-masing ^_^.
SUPER THIN CRISPY CRUST PIZZA
By: Rani Fadilla, diadaptasi dari berbagai sumber.
* 1 resep dibawah ini menghasilkan 1 kg dough pizza (setelah fermentasi) *
‪#‎Bahan‬:
- 500 g tepung terigu cakra, ayak.
- 1 sendok teh garam.
- 1 bungkus (11 g) ragi instan.
- 5 sdm gula pasir.
- 350 ml air hangat.
- 3 sdm minyak zaitun/minyak goreng kualitas bagus.
‪#‎Cara_Membuat‬:
1. Campur tepung, gula dan ragi instan. Masukkan air hangat, aduk rata (boleh pakai mixer kalau mau gampang).
2. Masukkan minyak +garam, aduk rata. Uleni selama 10 menit, bulatkan adonan. Tutupi dengan plastic clingwrap atau lap bersih (boleh kering atau lembab).
Diamkan adonan selama 60 menit hingga mengembang 2 kali lipat.
3. Tinju adonan hingga mengempis, uleni lagi 10 menit agar dough melembut. Bulatkan, bagi beberapa bagian.
4. Letakkan dough ditengah2 loyang pizza atau loyang apa saja yang sudah dioles tipis2 dengan mentega/margarine. Lebarkan & tipiskan dough dari tengah ke arah samping sampai full 1 loyang. Tusuk2 dough dengan garpu (agar tidak menggembung saat dipanggang) lalu oleskan minyak tipis2 di permukaan dough, lalu beri olesan saus pizza.
5. Prebake selama 5-8 menit suhu oven paling maximal. Keluarkan kembali, beri topping sesuai selera (jangan memberi topping terlalu banyak, topping akan mudah buyar, kecuali pakai keju mozarella atau keju jenis quick melt lain. Karena keju jenis meleleh inilah yang menjadi "lem" agar topping tidak mudah lepas dari dough). Panggang kembali sampai keju meleleh (jika pakai jenis keju ini) atau sampai pinggiran dough mulai kuning kecoklatan.
‪#‎TIPS‬:
* Untuk 1 loyang bulat diameter 20-22 cm
membutuhkan 100-125 gr adonan pizza renyah.
* 1 loyang persegi ukuran
30x 20x2 cm membutuhkan 150 g adonan pizza renyah
*Cara menyimpan adonan pizza:
1. Adonan yang sudah di fermentasi (mengembang hingga 2 kali lipat) di kempeskan (di keluarkan
udaranya), lalu lembali dipadatkan/dibulatkan. Bagi beberapa bagian dengan berat yang sama sesuai kebutuhan.
2. Lalu masing2 dough masukkan dalam kantong plastik bersih yang foodgrade, ikat rapat, jangan ada quang tersisa. Bila perlu plastiknya 2 lapis.
3. Kemudian simpan dalam freezer hingga waktu akan di perlukan.
4. Keluarkan dari freezer, pindahkan ke chiller (kulkas bawah) 12 jam sebelum diolah. Setelah itu keluarkan, buka plastik pembungkus, tunggu hingga suhu ruang dan adonan kembali lembut dan mengembang kembali.
5. Selanjutnya adonan bisa
digunakan sebagimana biasa. Insya Allah hasilnya sama saja dengan adonan yang tidak dibekukan.
* Di chiller (kulkas) dough bisa tahan sampai 3 hari. Di freezer bisa tahan sampai 1-2 bulan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments: