Skip to main content

Tumis Daun Pepaya


Hubby request lagi pingin mam daun pepaya, rasanya kan pait. Akhirnya cari2 tips untuk menghilangkan rasa pahitnya daun pepaya, ternyata ada banyak sekali ya tipsnya, ada yang menggunakan lempung, ada juga yang pake batu bata, kalau di Banyuwangi malah pake luntas atau daun santen yang tumbuh sebagai pagar tanaman heeee..., dan ada satu lagi katanya pakai ning-ning njet (air kapur sirih) nah saya pakai yang ini plus baking powder, katanya BP bisa membuat sayuran tetap berwarna hijau. agar tidak terlalu pait disarankan untuk mengganti air rebusan beberapa kali dan benar hasilnya tidak terlalu pahit ^^, tapi saya juga menambahkan daun singkong, ini juga salah satu tips agar rasanya tidak pahit.

Resepnya dari sajian sedap ya, saya tuliskan kembali
Tumis Daun
sumber: sajian sedap sekejap

Bahan-bahan/bumbu-bumbu :   
    2 ikat (300 gram) daun pepaya
    25 gram teri nasi
    4 butir bawang merah, diiris
    3 siung bawang putih, diiris
    2 buah cabai merah besar, diiris serong
    2 buah cabai merah keriting, diiris serong
    2 lembar daun salam
    2 cm lengkuas, dimemarkan
    1 buah tomat, diiris
    1 sendok teh garam
    1/2 sendok teh merica bubuj
    200 ml santan dari 1/4 butir kelapa
    1 sendok makan minyak untuk menumis

Cara Pengolahan :
1. Rebus 1.000 ml air dan 1 sendok makan garam sampai mendidih. Masukkan daun pepaya. Rebus sampai matang. Angkat dan tiriskan. Peras dan potong-potong.
2. Panaskan minyak. Tumis bawang merah, bawang putih, cabai merah besar, cabai merah keriting, daun salam, dan lengkuas sampai harum.
3. Masukkan tomat. Aduk sampai layu. Tambahkan teri nasi. Aduk rata.
4. Masukkan daun pepaya, garam, dan merica bubuk. Aduk rata.
5. Tuang santan. Aduk rata. Masak sampai matang dan meresap.

Comments

Popular posts from this blog

Dawet Tepung Hunkwe

Assalamualaikum, masih seputaran hobby baking ya, kalau weekend kan saaat yang tepat buat mencoba coba resep. karena masih punya nangka dan dapet oleh oleh durian dari tetangga, jadi saya memberdayakan kedua buah tersebut untuk campuran cendol, hmm kebayang kan legitnya ^_^ yuk langsung ke resep aslinya Source: www.wendyinkk.blogspot.co.id Dawet Tepung Hunkw e Bahan: 50gr tepung hunkwee 50gr tepung maizena 600ml jus pandan yang sudah disaring (saya 500ml) --> 10 lbr daun pandan (saya hanya 2 lembar saja, takut ada rasa getir nya) 1/2 sdt pasta pandan (Skip) 1/2 sdm air kapur sirih Air es satu baskom untuk menampung cendol Garam sedikit dan gula pasir sedikit Cara: 1. Campur semua bahan dan aduk pake spatula balon. Kasih jus pandannya dikit2 sambil terus diaduk. Jangan sampai bergerindil. 2. Panaskan adonan dan aduk pake sendok kayu sampai mengental seperti pasta. 3. Masukkan adonan ke dalam cetakan cendol dan tekan. 4. Tampung cendol di wadah yang sudah diisi denga...

Nugget Waluh

NUGGET PISANG mbak Citra Ummu Fatima Bahan : 250 gr pisang kepok yang sudah dikupas, haluskan 25 gr susu bubuk full cream 75 gr gula pasir 125 gr tepung terigu 25 gr tepung custard  50 ml susu cair 1 butir telur sejumput garam Bahan pencelup : 1 butir telur kocok lepas Cara membuat ; Campur semua bahan jadi satu, aduk rata. Cetak di snack maker yang sudah dipanaskan terlebih dahulu asal set. Angkat. Masukkan di bahan pencelup, lalu gulingkan di tepung panir. Diamkan sebentar. Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan sampai berwarna kecokelatan.  Angkat sajikan hangat

Tahu Cilok

Siapa yang suka sama cilok, yuk ah toss :D Bahan: 200 gram tepung sagu 125 gram tepung terigu protein sedang 2 siung bawang putih, dihaluskan 1/4 sendok teh kaldu ayam bubuk 1 sendok teh garam 2 batang daun bawang, diiris halus 200 ml air, dididihkan 250 gr udang haluskan  10 buah tahu potong kotak dan goreng hingga kecoklatan Cara Membuat Cilok: Kulit, campur tepung sagu, tepung terigu, bawang putih, kaldu ayam, garam, daun bawang dan udang. Aduk rata. Tuang air panas sedikit-sedikit sambil diuleni hingga tercampur rata. Ambil sedikit adonan, masukkan ke dalam tahu Rebus di dalam air yang sudah dididihkan hingga matang. Angkat. Biasanya saya simpan diwadah kedap udara, dan di kukus lagi kalau mau makan.