Skip to main content

Pengalaman IVF ke 2 ku (Proses pemindahan embrio frezzing ke RS yang Baru)

Bismillah,

Saya mau berbagi pengalaman mengenai ihktiar kami untuk mendapatkan momongan, setelah ikhtiar bayi tabung pertama kami gagal.

Saya ada riwayat kehamilan ektopik pada th 2015, dan tuba sebelah kanan saya terpotong waktu itu. Sedih sih iya, tapi berusaha ikhlas mungkin memang ujian kami dan kami harus lebih sabar lagi.

Dr waktu itu pernah bilang kalau tuba sebelah kanan terinfeksi kemungkinan tuba kiripun sama. Setelah Operasi KET kamipun melanjutkan lagi program bayi tabung kami yang pertama.

Seolah seperti tergesa gesa pemasukan embrio waktu itupun sepertinya kurang tepat disaat kondisi saya kurang sehat maksimal. Dan harus bersabar lagi gagalah program bayi tabung kami yang pertama.

yang masih alhamdulillah kami masih mempunyai embrio frezzing yg lumayan 5 buah. Waktu itu saya tidak melanjutkan bayi tabung kedua dikarenakan kurang sreg sama dr dan RS nya. Waktu itu saya minta untuk dipindahkan ke RS lain dan mulai program dengan dr lainnya pun ditolak dan tidak ada juga RS yang menerima perpindahan.

Dan lagi lagi sayapun harus bersabar. Sambil memulihkan kondisi kesehatan dan mental saya yang semakin lama down. Tapi lambat laun alhamdulillah kondisi infeksi saya sudah mulai sembuh sejak pindah ke RS san menjalani serangkaian pengobatan dan terapi untuk infeksi.

4 th berlalu, tetiba saya di telp dari RS tempat embrio frezzing kami, mereka bilang kl saya boleh memindahkan embrio frezzing ke RS lain sesuai dengan keinginan saya. Alhamdulillah, akhirnya sayapun mencoba untuk konsul ke RS morula di ciputat, dan menanyakan apakah kami bisa memindahkan embrio fezzing kami dan  tentunya kamipun harus mulai lagi proses bayi tabung di Morula. 

Ada persyaratan pemindahan yang harus kami jalani :

1. Konsul dengan dr yang ada di Morula (biaya sekitar 500 rb an)

2. Masing masing suami Istri harus mempunyai screening hep B, C dan HIV dan ini ada tambahan beberapa screaning darah untuk istri seperti toxo, rubella dll ( screaning darah istri 3.696.000 dan screaning darah suami 1.096.000)

3.Membayar sebesar 4.250.000 untuk pengambilan embrio frezzing dari morula ke RS yang lama

4. Membawa 3 rangkap copy KTP, KK, buku nikah p dan materai 2 buah.

5. Disaksikan suami istri pada saat penjemputan embrio frezzing oleh pihak morula ya.

Bismillah, doakan kami ya teman teman mudah mudahan ikhtiar kami kali ini berhasil dan dimudahkan Allah. Aamiin.


Comments

Popular posts from this blog

Tahu Cilok

Siapa yang suka sama cilok, yuk ah toss :D Bahan: 200 gram tepung sagu 125 gram tepung terigu protein sedang 2 siung bawang putih, dihaluskan 1/4 sendok teh kaldu ayam bubuk 1 sendok teh garam 2 batang daun bawang, diiris halus 200 ml air, dididihkan 250 gr udang haluskan  10 buah tahu potong kotak dan goreng hingga kecoklatan Cara Membuat Cilok: Kulit, campur tepung sagu, tepung terigu, bawang putih, kaldu ayam, garam, daun bawang dan udang. Aduk rata. Tuang air panas sedikit-sedikit sambil diuleni hingga tercampur rata. Ambil sedikit adonan, masukkan ke dalam tahu Rebus di dalam air yang sudah dididihkan hingga matang. Angkat. Biasanya saya simpan diwadah kedap udara, dan di kukus lagi kalau mau makan.

Nugget Waluh

NUGGET PISANG mbak Citra Ummu Fatima Bahan : 250 gr pisang kepok yang sudah dikupas, haluskan 25 gr susu bubuk full cream 75 gr gula pasir 125 gr tepung terigu 25 gr tepung custard  50 ml susu cair 1 butir telur sejumput garam Bahan pencelup : 1 butir telur kocok lepas Cara membuat ; Campur semua bahan jadi satu, aduk rata. Cetak di snack maker yang sudah dipanaskan terlebih dahulu asal set. Angkat. Masukkan di bahan pencelup, lalu gulingkan di tepung panir. Diamkan sebentar. Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan sampai berwarna kecokelatan.  Angkat sajikan hangat

Banana Chiffon Cake

  Homebake ~ Banana Chiffon Cake 🍌 RESEP Banana Chiffon Cake Bahan A: 7 kuning telur 160g tepung protein rendah, ayak 35g brown sugar (boleh pakai gula biasa) 1/2 sdt garam 260g pisang, haluskan 90g minyak sayur / canola oil Bahan B: 7 putih telur 100g gula pasir 1sdm air lemon / jeruk nipis Cara: - Panaskan oven suhu atas 200°c, bawah 170°c siapkan loyang chiffon - Kocok kuning telur, garam dan gula dengan whisk sampai kental dan gula larut. Tambahkan pisang yang sudah di haluskan dan minyak sayur, aduk rata. - Masukkan tepung terigu, aduk rata. Jgn over mix, sisihkan. - Kocok bahan B sampai mengembang, glossy dan mulai kaku. Campur adonan putih telur ke campuran kuning telur secara bertahap aduk balik smp tercampur rata. Jgn over mix. - Tuang adonan ke loyang chiffon, settingan Oven De Vinci: • 180°c/160°c panggang 15 menit, keluarkan dan slit atasnya. Oven dgn • 140°c/150°c panggang 50 - 55 menit sampai matang. Sesuaikan juga dengan oven masing2. Pahami ovennya ya biarpun type ...